Quote

".. Wanita yang shalihah adalah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara mereka.."
(QS. an-Nisaa'[4]: 34)

Tidak Boleh Menekan Uang Belanja pada Suami

Uang belanja... itu yang akan kita bahas pada kesempatan ini, seorang istri tidak boleh menekan uang belanja pada seorang suami. ini tercantum dalam artikel saya sebelumnya "18 Hal yang Harus Dijauhi Seorang Istri". Oke Bunda Imaz akan bahas lagi lebih dalam.

Salah satu kewajiban suami adalah memberi nafkah terhadap istrinya termasuk salah satunya adalah jatah uang belanja. Menurut pandangan Madzhab Hanafi dan Maliki, besarnya nafkah itu tidak didasarkan pada ketentuan syara, melainkan bedasarkan keadaan suami dan istri itu sendiri. 

Daam hal memberi nafkah, terutama mengenai takaran atau ukurannya, adalah disesuaikan dengan kemampuan suami. Suami yang benar-benar memiliki kasih sayang dan cinta yang tulus pasti akan mengusahakan yang terbaik untuk istrinya, termasuk dalam urusan nafkah. Namun kenyataan hidup terkadang tidaklah semulus yang diperkirakan.

Alloh SWT berfirman :

"Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menuru kemampuannya. Dn, orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Alloh kepadanya."  (QS. ah-Thalaaq [65]: 7).

Saat ekonomi sedang tidak stabil atau surut, tentu hal tersebut berdampak pula pada keadaan keluarga. Dalam kondisi seperti itu, istri harus mampu memahami dan mengerti sehingga ia tidak menuntut lebih dari kemampuan suaminya. 

Persoalan yang sering muncul adalah istri tidak mau tahu atas kesulitan yang dialami suaminya dalam mencari nafkah. istri malah terus bersikap menekan dan memaksa agar suaminya dapat memberi uang belanja lebih dan lebih. Karena itu, tidak heran jika pemberian suami diniai selalu kurang dan tidak berarti. 

Istri harusnya tetap bergembira, meskipun kenyataan uang belanjanya tidak banyak. Bicarakanlah baik-baik dengan suami agar bisa dicarikan solusinya. Dengan cara seperti ini, suami yang baik tentu tidak rela jika istri dan anak-anaknya tidak malkan lantaran uang belanjanya tidak cukup.

Kita harus sering-serinng bersyukur ya para Bunda, agar Alloh SWT terus melimpahkan rezeki yang berkecukupan untuk keluarga kita. Amin..

Baca Juga..