Quote

".. Wanita yang shalihah adalah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara mereka.."
(QS. an-Nisaa'[4]: 34)

Ingin cepat hamil? Cobalah Terapi air hujan untuk kehamilan menurut Al-Qur'an.

Assalamualaikum.
Eits,, akhirnya bisa akses juga ke blog si Bunda dan membuat tulisan disini. .hehhe
Mayan bisa di bajak.

Sepenggal cerita kami..

Siapa sih yang tidak ingin dikaruniai kehamilan, pasti semua orang yang sudah menikah menginginkan hal itu dan di tunggu kedatangannya.

Sepertihanya kami yang Alhamdulillah sudah 1 tahun menikah dan sekarang Alloh SWT memberikan berkah melalui kehamilan istriku.

Kehamilan Bunda Imaz sekarang sudah memasuki bulan ke-3, dan ternyata banyak hal yang kita lalui dalam fase menginginkan kehamilan.



Singkat cerita, kami mendatangi teman kami yang sudah memiliki anak yang berumur 1,5 tahun, kami mulai diskusi "bagaimana supaya cepat hamil".

Lantas, teman kami memberikan satu saran yang belum pernah kami dapatkan dari siapapun.

Begini ucapnya, "Cobalah suruh istrimu terapi air hujan"

Saya agak sedikit kaget dengan saran teman saya, lho maksudnya apa ini, gimana nanti kalau dia sakit atau masuk angin, begitulah kira-kira jawaban saya.

Namun ketika saya bicara dan menceritakan saran teman saya ke dia dan memang pada saat itu sedang puncaknya musim hujan, alhamdulillah istri saya gak nolak dan ingin sekali melakukannya.

“…Kami turunkan air hujan yang bersih dari langit. Dengan air hujan itu Kami suburkan tanah-tanah yang tadinya tandus. Dengan air hujan itu kami beri minum makhluk-makhluk Kami hewan  ternak dan segenap manusia.” (Surat al-Furqan(25) : 48-49)

Jika ingin tahu langkah-langkah apa saja yang kami lakukan, berikut kami urutkan satu persatu.
  1. Berdo'a mohon keberkahan dan penuh harap kepada yang Maha Kuasa.
  2. Sediakan wadah untuk menampung air hujan, disusahakan yang memiliki permukaan lebar/besar.
  3. Mandi hujan dilakukan setelah minimal 15-30 menit dari hujan pertama turun ke tanah.
  4. Simpan wadah di tempat yang terbuka dan agak tinggi, supaya tidak terkena cipratan air hujan dari tempat lain.
  5. Sekiranya sudah cukup dan mulai terasa dingin segera berhenti.
  6. Air yang sudah di tampung diminum langsung oleh kedua pasangan.

Jujur, saya kaget dan bahagia karena dia langsung ingin melakukannya dan mengajak saya juga untuk hujan-hujanan.

Turunlah hujan yang sangat deras sekali pada saat itu, dan kurang lebih 15 menit dari pertama hujan turun maka turunlah kami ke halaman rumah yang terbuka alias ga ada pohon yang menghalangi.

Selain hujan-hujanan, kami kemudian menyimpan sebuah Mug besar untuk menampung air hujan yang nanti ingin kami minum, ini air hujan yang langsung ya bukan cipratan dari tempat lain.

Setelah kurang lebih 30 menit kami melakukannya dan badan sudah merasa agak dingin, kami berhenti dan masuk kedalam rumah sambil membilasnya dikamar mandi.

Nah itu memang hanya sedikit cerita ketika kami meminta dan berharap supaya diberikan kehamilan dan kemudian dikaruniai seorang anak.

Ternyata disini teman saya tidak asal memberikan saran, ternyata Al-Qur'an pun sudah menyatakanya.
Simak kutipan ayat-ayat berikut :

“Wahai manusia apa pendapat kalian tentang air yang kalian minum? Apakah kalian yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkannya? Sekiranya Kami jadikan air hujan tersa asin lagi pahit, adakah kalian mampu mengubahnya menjadi air tawar? Mengapa kalian tidak mau mensyukuri nikmat Allah?” (Surat Al Waqi’ah (56): 68-70).
 “… Wahai manusia Kami telah memberikan air minum yang tawar kepada kalian.” (Surat al-Mursalat (77) : 27)
“Dialah Tuhan yang menurunkan hujan dari langit bagi kalian. Diantara air hujan itu ada yang menjadi minuman, ada yang menumbuhkan pepohonan, dan ada pula yang menumbuhkan rerumputan yang menjadi makanan bagi ternak kalian.” (Surat An-Nahl (16): 10)
“Tuhan yang telah menciptakan bumi dengan permukaan datar bagi kalian, dan menjadikan kalian dapat berjalan di atas bumi itu dengan bermacam-macam jalan. Tuhan menurunkan hujan dari langit. Kamipun mennumbuhkan berbagai macam tumbuhan yang berpasang-pasangan.” (QS. Thaha (20) : 53).
Nah beberapa ayat dalam Al-Qur'an menjelaskan bebagai manfaat yang Alloh SWT beikan kepada setiap mahluknya melalui air Hujan.
Setelah kami tahu dasarnya kenapa teman kami memberi saran seperti itu dan kami yakini ini petunjuk Alloh SWT melalui perantara teman kami dan kami melakukannya dengan penuh harapan Alloh mengkaruniai kehamilan kepada istriku.

Alhamdulillah 2 minggu kemudian ketika si Bunda melakukan test pack menunjukan hasil Positif, , 
Wallohua'lam..
Itu sepenggal cerita saya bersama istri saya ketika kami meminta kehamilan. Insyalloh kami jaga janin yang tellah Alloh SWT yang berikan kepada kami.
Terimakasih semoga bermanfaat.